Hey!
Aku sulit menghadapi diri sendiri. Jelas ini hanya dongeng. Ruang dan waktu tak menuruti mau hasrat. Biarlah sajakku mewakili perasaan hatiku ini, yang tentu usianya lebih kekal dari peradaban langit dan bumi. Biarlah kegelisahanku menggeletak di sisi pena-penaku. Segeralah saling merasa bahwa kita sama menderita. Aku punya ruang, tapi kau tak punya waktu. Wahai lelaki berjaket hitam classic, tas cokelat di punggungmu itu.. Siapa engkau? Siapa aku? :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar